Kamis, 20 November 2014

Pelangi Senja

Jatuh
pena yang kugenggam
Patah
pensil yang kugenggam
Berkarat
belati yang kugenggam

Pelangi senja yang menghitam
Kutulis namamu ditepian ombak
Kulukis wajahmu ditengah badai
Kubunuh sepi dengan air mata

Akulah ombak yang tlah kering
Akulah badai yang kau benci
Bertahan dalam rasa sakit
Mencoba 'tuk relakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar