Selasa, 02 Desember 2014

Tanya

Tembok sadis terhalang sepi
Saksi dari tangisku yang tak terdengar
Terkekang diriku dalam kebuntuan
Mengutuk dendam yang tak terbalas
Masih terpaku disini tanpa alasan
Dari setiap tanya yang tak terjawab


Apa itu bahagia?
Dimanakah tempatnya?
Bagaimana aku bisa kesana?
Siapakah ia gerangan?
Kapankah aku berjumpa?
Mengapa tak pernah datang kepadaku?

Persetan dengan semua
Apa peduliku terhadap mereka
Yang kutahu saat ini
Hanya keadaan yang menyiksa
Bertahan sendiri
Terbelenggu dalam hidupku
Diperbudak tuntutan