Minggu, 16 November 2014

Ketika Senja

Ketika senja menghadang
Sejuk, sepi, dan temaram
Langit menghitam melukis malam
Tanpa bintang tanpa rembulan

Diujung hari kuterpaku
Menunggu waktu dan tetap menunggu
Hingga malam kembali terbayang
Semakin mencekam dan menghitam
Kelam dan menakutkan

Hari hari yang kulalui serasa tak berarti
Terasa berat dan menyakitkan

Darah, keringat dan air mata
Kering terbakar dan percuma
Sia-sia termakan usia

Masihkah ada sedikit harapan?
Sekedar untuk memperpanjang nafas
Dan menjaga jantung ini tetap berdetak
Mengiringi waktu yang tak mau berhenti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar